Jumat, 06 September 2019

PANTAI AAN LOMBOK

Mengintip Pantai Tanjung Aan yang Berpasir Merica di Lombok

Pantai Tanjung Aan
Pantai Tanjung Aan
Berwisata ke Lombok memang tak pernah salah. Pulau yang menjadi tetangga Pulau Dewata ini punya segudang hal menarik yang sayang untuk dilewatkan. Bagi kamu yang mudik ke Lombok, jangan lupa untuk singgah di Pantai Tanjung Aan.
Pantai Tanjung Aan atau yang lebih dikenal sebagai Pantai Aan adalah salah satu pantai terkenal di Lombok. Tak cuma karena keindahannya, pantai ini terkenal karena memiliki pasir yang unik. Pasirnya berbentuk bulat-bulat seperti butiran merica, sehingga sering disebut pantai merica oleh para pengunjungnya.
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Berada di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Pantai Tanjung Aan dikelilingi perbukitan hijau berketinggian rendah dengan rerumputan hijau. Dari jauh, kamu bisa menemukan Pantai Aan terlihat seperti kolam renang pribadi dengan airnya yang jernih.
Pantai Tanjung Aan
Pantai Tanjung Aan
Pantai ini konon merupakan tempat asal Putri Mandalika. Putri Mandalika adalah anak gadis dari salah satu kerajaan di Lombok yang terkenal karena kecantikannya. Karena kecantikannya, ia hampir menyebabkan perang, akhirnya ia mengumpulkan para pangeran dan memutuskan untuk meloncat ke laut di hadapan para pangeran dan rakyatnya.
Cerita ini menjadi salah satu mitos yang terkenal di Lombok. Penduduk setempat percaya bahwa Putri Mandalika bereinkarnasi menjadi nyale atau cacing laut. Tradisi berburu Bau Nyale atau cacing laut ini menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik juga untuk kamu kunjungi.
Dengan garis pantai yang panjang, yaitu sekitar dua kilometer dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, kamu bisa menikmati Pantai Aan dengan berbagai cara. Kamu bisa berenang, berjemur, berselancar, menyelam, atau dan menikmati Pantai Aan dari ketinggian.
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Di sekitar pantai, kamu bisa menemukan pedagang yang menjual air kelapa muda, makanan atau kain tenun khas Lombok. Sehingga kamu bisa menikmati indahnya pantai sambil bersantai di bawah payung kayu beratap jerami sembari menikmati sepoi angin.
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Pantai Tanjung Aan, Lombok
Selain menikmati Pantai Aan, kamu bisa mendaki Bukit Payung dan Bukit Merese yang berada tak jauh dari garis pantai. Kedua bukit ini akan menyuguhkan pemandangan yang indah sekaligus Instagramable.
Untuk menyambangi Pantai berpasir merica ini, kamu bisa mengambil rute dari Kota Mataram dan Pantai Kuta Lombok. Dari Pantai Kuta Lombok, kamu cukup menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer saja, sedangkan dari Kota Mataram, kamu harus menempuh perjalanan sejauh 75 kilometer. Karena kamu harus melewati Cakranegara, Kediri, Praya, Batunyale, Sengkol, Rambitan, Sade, dan Kuta.
Pemandang Pantai Tanjung Aan dari Bukit Merese
Pemandang Pantai Tanjung Aan dari Bukit.
Meski memiliki pemandangan yang indah, Pantai Tanjung Aan masih terbilang sepi. Karena tidak banyak dikunjungi oleh turis. Kalaupun ada, biasanya lebih banyak turis mancanegara dibandingkan dengan turis domestik. Pantai ini disenangi karena alamnya yang masih terasa sangat asri.

PARIWISATA KUTA LOMBOK MANDALIKA

Pesona Mandalika, Surga Wisata Baru di Lombok

Oleh: 

Tempo.co

4 Desember 2018 00:28 WIB
Pesona Mandalika, Surga Wisata Baru di Lombok.

INFO NASIONAL - Anda sedang merencanakan liburan akhir tahun? Jika Anda dan keluarga adalah pecinta wisata alam, terutama wisata pantai dan gemar berselancar atau berenang, silakan masukkan kawasan wisata Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dalam daftar teratas pilihan berlibur akhir tahun Anda.
Kawasan wisata ini berdekatan dengan beberapa pantai indah yang ada di sebelah selatan pulau Lombok. Masih bersuasana alam asli yang belum terlalu banyak terjamah, wilayah ini begitu kaya dengan keindahan hamparan pesisir pantai yang luas, lengkap dengan kelembutan pasir putihnya. Mulai dari Pantai Kuta Mandalika, Pantai Seger, Pantai Serenting, Putri Nyale, Pantai Tanjung Aan, sampai Pantai Gerupuk, semua siap memanjakan Anda sekeluarga.
Untuk Anda yang gemar berselancar, Pantai Gerupuk dengan ombak yang cukup besar bisa jadi pilihan. Begitu pula Pantai Tanjung Aan dan Pantai Seger. Sejak lama, pantai-pantai ini menjadi surga tersembunyi bagi para peselancar mancanegara. Namun kini, keindahan pantai itu diproyeksikan akan menjadi bagian utama dari pusat wisata Lombok yang baru dan modern di kawasan Mandalika.
 
Yang lebih istimewa, segala daya tarik pantai-pantai itu kemudian berpadu dengan keindahan latar belakang bukit-bukit hijau yang membentengi setiap pantai tadi. Ketika Anda mendakinya, siap-siap menghela nafas, karena Anda akan dibuat kagum saat menyaksikan keindahan seluruh garis pantai dari ketinggian bukit.
Di samping hamparan pantai yang menakjubkan, Mandalika yang luasnya lebih dari 1.000 hektare ini juga menyimpan banyak pesona lain. Coba perhatikan, tak jauh dari pusat kawasan Mandalika, terdapat Desa Adat Sade dan Desa Adat Ende. Desa ini merupakan desa khas masyarakat Sasak. Di sana, Anda bisa mengenal lebih jauh keberagaman cara hidup penghuni asli Pulau Lombok.
Mandalika juga dikenal dengan Festival Bau Nyale, yang merupakan acara lokal seru yang dilakukan secara teratur pada hari tertentu. Bahkan turis pun boleh ikut menikmati festival bersama penduduk setempat. Di festival itu, penduduk setempat dan juga dari berbagai wilayah lain di Lombok akan berkumpul di lahan tertentu dan berburu cacing tanah. Menurut cerita rakyat setempat, cacing itu telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, dianggap suci dan membawa kebahagiaan.
Di sisi lain, Mandalika yang telah ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tengah serius dikembangkan menjadi destinasi wisata internasional. Hotel-hotel berbintang pun tengah dibangun. Begitu pula pusat-pusat hiburan malam, spa dan lainnya. Bahkan, akan dibangun pula arena sirkuit balap berstandar internasional di kawasan ini.

Wisata benang kelambu lombok

Air Terjun Benang Kelambu yang Bikin Hati Senang


Kawasan objek wisata Air Terjun Benang Kelambu (Harianto/detikTravel)Kawasan objek wisata Air Terjun Benang Kelambu (Harianto/detikTravel)

Lombok Tengah - Kabupaten Lombok Tengah tak hanya menyajikan deretan pantai eksostis. Di bagian utara juga terdapat air terjun yang sering dikunjungi traveler.

Air terjun yang berada di wilayah Lombok Tengah yang cukup terkenal itu, salah satunya bernama air terjun Benang Kelambu.

Air terjun ini bersumber dari alur kawasan hutan kaki Gunung Rinjani yang mengalir ke bagian selatan dan tumpah tepat di bagian utara wilayah Kabuptaen Lombok Tengah.

Jika traveler hendak ke Lombok, cobalah menikmati eksotika alam pegunungan di daerah air terjun Benang Kelambu. Tidak hanya itu, ada dua pilihan tempat yang bisa dikunjungi di sana; air terjun Benang Kelambu dan juga air terjun Benang Stokel.

Menuju lokasi air terjun, traveler akan melewati kawasan hutan yang sebagian dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan oleh warga setempat.

Bertingkat-tingkat (Harianto/detikTravel)Bertingkat-tingkat (Harianto/detikTravel)
Posisi gerbang masuk ke lokasi ini cukup berada di lahan yang tinggi, sehingga untuk menuju ke sana traveler akan menuruni ratusan tingkat anak tangga.

Dari gerbang masuk ke Benang Kelambu, traveler akan melalui jalan berkerikil. Sebagian ada yang sudah dibeton. Jalannya cukup lebar, sekira 2 meter. Traveler akan melewati jalan itu yang posisinya membelah perkebunan warga yang mengelola kawasan hutan di sana. Waktu tempuh sekitar 20 menit.

Jika tak ingin berjalan terlalu lama, traveler bisa menggunakan motor dan parkir di pos pemberhentian. Namun, traveler yang datang menggunakan mobil bisa memarkir di area sebelum pintu masuk yang sudah disediakan oleh pengelola wisata di sana.

Untuk biaya parkir, traveler cukup membayar Rp 2.000 untuk satu motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Biaya tiket masuk cukup dengan membayar Rp 5.000 per orang. Di lokasi ini juga disediakan jasa transportasi ojek untuk menuju ke lokasi air terjun Benang Kelambu.

Tak sedikit wisatawan yang datang (Harianto/detikTravel)Tak sedikit wisatawan yang datang (Harianto/detikTravel)
Setelah menempuh jalan tanah dan berkerikil, traveler akan mulai berjalan menuruni anak tangga yang berjejer rapi. Ratusan anak tangga yang mengular diselimuti rimbunnya hutan terlihat sangat menakjubkan.

Pada level anak tangga yang lebih dekat, suara rintik air terjun sudah mulai terdengar. Hawa dingin dan sejuk akan mulai terasa. Dari kejauhan pemandangan air terjun pun sudah bisa di lihat setelah menempuh setengah perjalanan.

Air terjun yang tumpah dari sela rerimbun semak terlihat seperti tirai atau benang kelambu. Tak heran jika air terjun ini dinamakan Benang Kelambu. Airnya yang tumpah terasa lembut dan tipis-tipis.

Air terjun ini terlihat bertingkat dengan beberapa titik sumber air. Menariknya, air yang mengalir melalui semak tetumbuhan yang merambat di atas tebing bukit, seperti membentuk tirai air.

Terdapat jalan setapak yang bisa traveler lalui di balik tirai air yang tumpah, sehingga traveler tak kesulitan dapat mencoba langsung menikmati segarnya air dari titik satu ke titik yang lain dari sumber alur tumpahan yang berbeda.

Jika traveler tak cukup puas mandi dengan tumpahan air yang tipis, di sana juga disediakan kolam penampungan air yang bisa digunakan untuk berenang atau sekadar membenamkan diri di dalamnya.

Ada tampungan air untuk orang dewasa dan terdapat kolam tampungan untuk anak kecil. Di sela kolam ada jalur air jernih yang mengalir menuju titik deretan pancoran.

Air terjun yang jatuh di atas tebing bebatuan merambat melalui celah-celah batu dan semak menuju aliran sungai. Warga setempat sengaja membendung aliran air dengan membuat kolam penampungan yang bisa digunakan untuk berenang.

Suasananya begitu tenang (Harianto/detikTravel)Suasananya begitu tenang (Harianto/detikTravel)
Air yang terus mengalir ke dalam kolam membuat air meluber keluar dari bibir kolam dan jatuh lagi menuju bebatuan di bawahnya dan terlihat seperti air terjun yang baru. Titik spot yang begitu indah dan menawan untuk difoto.

Pada jarak yang agak jauh, pemandangan yang akan traveler dapatkan adalah aliran air berlapis-lapis, mulai dari atas tebing hingga ke kolam.

Traveler juga bisa duduk santai di tepi bibir kolam sambil merendam kaki merasakan dingin dan kesejukannya air yang bikin hati nyaman dan damai. Pemandangan di bawah kolam juga terdapat sungai dengan aliran airnya yang tenang, namun riam suaranya bikin kepayang.

Masih dalam satu areal kawasan yang sama, tak jauh dari kolam terdapat sebuah mushala yang sengaja dibangun khusus bagi traveler muslim bisa menggunakannya untuk menunaikan kewajiban salat ketika berwisata ke tempat ini.

Agar bisa sampai ke tempat ini, lokasi air terjun Benang Kelambu berada di Desa Aiq Beriq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Dari Bandara Internasional Lombok berjarak sekitar kurang lebih 55 kilometer. Waktu tempuh sekitar 1 jam dari jalur bypass.

Lokasi wisata air terjun Benang Kelambu bisa juga dicapai dari Kota Mataram menuju Narmada ke arah timur. Kemudian dari jalur utama jalan antar kabupaten, tepatnya di Desa Aiq Dareq, traveler ambil jalur ke kiri menuju Desa Aiq Beriq di Kecamatan Batukliang utara.

Jangan khawatir tersesat, papan nama di pinggir jalan bisa menjadi petunjuk dan traveler tak perlu sungkan untuk bertanya kepada warga, jalan menuju ke kawasan wisata ini. Waktu tempuhnya kurang lebih 45 menit dari Kota Mataram.

Nah, traveler sudah bisa membayangkan nuansa keindahan alam di kawasan wisata air terjun Benang Kelambu ini bukan? Tunggu apalagi.

Pasca masa tanggap darurat bencana gempa bumi, sempatkanlah jalan-jalan untuk berlibur ke tempat ini. Sebab, sebagian lokasi wisata di Lombok tak terdampak kok. Tentu saja masih nyaman untuk dikunjungi. 

Kisah Legenda Putri Mandalika Lombok.

Assalamualaikum wr.wb
Jum,at, 06 september

putrimand.blogspot.com


Lombok, Nusa tengg, Indonesia. Dewasa ini pulau Lombok merupakan sebuah pulau yang terkenal akan pesona alamnya yang sangat memukau. Mulai dari tiga gili yang sangat populer yaitu gili trawangan, gili air dan gili meno. Pantai pink yang sangat unik, karena pasirnya yang berwarna pink, hingga pantai senggi yang menjadi ikon pulau Lombok. Namun, dibalik itu semua terdapat sebuah legenda yang tak kalah menarik yang dapat kita temui di pulau Lombok khusunya Lombok Tengah, yaitu Legenda Putri Mandalika.
Alkisah pada jaman dahulu terdapat sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. Kerajaan tersebut sangatlah tentram dengan rakyat yang juga makmur. Suatu hari Raja dan Ratu di kerajaan tersebut melahirkan seorang anak yang berparas cantik dan diberi nama Putri Mandalika.
Putri Mandalika tumbuh menjadi seorang putri yang tak hanya berparas cantik tetapi juga berkepribadian baik. Ini ditunjukkan dengan sifatnya yang baik, sopan, bahasanya lembut dan ramah kepada semua orang. Karena kecantikannya membuat para pangeran di berbagai kerajaan dan para pemuda menjadi memperebutkan Putri Mandalika. Mereka diyakini telah terpikat akan kecantikan Putri Mandalika. Hingga kemudian banyak para pemuda dan para pangeran banyak yang melamar sang Putri.
Karena banyak yang melamar Putri Mandalika, akhirnya sang Raja menyerahkan keputusan tersebut kepada sang Putri sendiri. Setelah itu, Putri Mandalika memutuskan bersemedi untuk mencari petunjuk dari apa yang terjadi. Sepulangnya bersemedi, Putri Mandalika mengundang seluruh pangeran dan pemuda pada tanggal ke 20 bulan ke 10 pada penanggalan sasak (masyarakat yang mendiami pulau Lombok disebut sebagai masyarakat suku sasak). Putri mengundang semuanya untuk berkumpul di pantai Seger (atau dikenal pantai kuta Lombok) pada waktu pagi buta sebelum adzan subuh berkumandang.
Tiba saatnya waktu yang ditentukan sang putri, pangeran dari berbagai kerajaan pun datang beserta rakyatnya. Pantai Seger pun ramai dipenuhi oleh rakyat dari masing-masing kerajaan.
Putri tiba mengenakan pakaian dari kain sutra yang sangat indah, putri dan pengawalnya menaiki bukit di pantai seger. Dan mengucapkan kepada seluruh tamu dan rakyatnya, sang putri berkata ingin melihat ketentraman dan kedamaian ada di Pulau Lombok, tanpa adanya perdebatan.
Putri menyadari jika ia menerima salah satu lamaran dari pangeran, pasti akan adanya perselisihan yang hingga adanya perang. Kemudian sang putri melangkah membelakangin lautan lepas, dan berkata kepada seluruh undangannya, dan mengatakan keputusannya

Dalam ucapan sang putri berkata bahwa dirinya untuk semua orang, lalu sang putri menjatuhkan dirinya ke laut. Semua tamu undangan pun kaget dan mencari sang putri kelaut, namun hasilnya sia-sia karena mereka tidak bisa menemukan sang putri.
Tidak lama kemudian terdapat binatang nyale yang muncul dari laut, binatang tersebut adalah cacing panjang yang dikenal dengan nama nyale. Masyarakat percaya bahwa cacing tersebut adalah jelmaan sang Putri Mandalika Lombok.
Dan hingga sekarang upacara adat Bau Nyale ini selalu dirayakan, dan dilaksanakan pada bulan Februari – Maret.